[COLLABORATION] Nana And Nini – First Edition

image

NANA AND NINI

Collaboration and Chaptered fic by DUMBDUMB grup (Kimchoi with Ugly Neko and Vy)

Starring
EXO‘s Kim Jongin as Nini
OC‘s Choi Jaean as Nana

Disclaimer
Its pure from our mind, dont COPY PASTE, REMAKE, OR PLAGIAT this Story! Dont BASH! DONT BE SIDERS! Typo(s) everywhere! Happy Reading~

————

Cerita cinta dibalik menganga dan mengedip

**********

Incheon International Airport, South Korea

NINI POV

Aku menginjakan kakiku di bandara. Suara riuh penggemar menyambutku. Aku sedikit memisahkan diri dari member lain. Berjalan beriringan dengan Sehun. Aku memberikan fan service kepada para penggemar yang menyambutku di bandara.

NANA POV

Akhirnya aku menginjakan kakiku di lantai ini! Lantai bandara kau tahu?

Readers : Tidaaaaaak!!
Nini : Gak kok!
Nana : Sialan kau! (Nabok nini)
Nini : Sakit woy!
Nana : Bodo amat (pergi)

Akhirnya aku kembali! Kesini! Tapi bukan di bandara, di negara ini pokoknya. Iyalah itu. Setelah 16 tahun penantianku, akhirnya aku bisa kembali ke negara kelahiranku. DAEHAN MINGUK MANSE!!

Readers : Itu bukannya Return of Superman?
Nana : Itu orangnya aja yang milih namanya daehan minguk manse! Suka-suka gue kali.
Readers : Oh iya… Ampun nyonya…
Nana : Gitu dong! Sono pergi!
Readers : Bener nih? Kalo gitu gak usah baca ya!
Nana : Ya udah! Eh? Jangaaaaaaann!!!

Begitu keluar dari bandara, aku melihat banyak orang bertebaran sambil bawa papan yang ada tulisannya “EXO” bla bla bla. Ya maklum aku ini manusia jadi ya gitu. Gara-gara itu, aku penasaran kenapa mereka ribut banget. Aku mendekati kerumunan mereka. Tetapi kerumunan itu malah mendekatiku duluan. Begitu diriku memasuki kerumunan itu, aku terombang ambing. Terdorong kesana kemari sampai aku keluar dari kerumunan itu. Namun semua terjadi begitu cepat. Dan sekarang, seorang lelaki asing dengan warna rambut pink berada diatas tubuhku. Aku lantas melotot horor dan mendorongnya hingga berguling. Lampu kamera berkelap- kelip dimana-mana. Aku bingung.

.
.
.

“Ih! Iri sama kamu!!” Benar-benar deh. Niatnya mau curhat malah…

“Kau ini gimana sih? Pikir dong nasibku!! Aku jadi bahan utama di semua berita!!” Seruku. Kenapa aku punya teman yang aneh.

“Bagus dong? Kamu jadi terkenal?”

“Ya nggak gini juga caranya!!”

“Nasib,” Rasanya ingin aku jambak rambut temanku ini. Saat aku ceritakan kejadian itu, ia sangat heboh seperti orang gila. Tapi emang udah gila sih.

“Eeeeeeerrrgghh…” kesalku.

*juseyo~♡*

Hp Yeon berbunyi. Dia kemudian membuka hpnya dan kemudian membaca pesan yang masuk. Setelah ia membaca, dia bangkit, kemudian pergi. Aku pun bingung.

“Hey kau mau kemana?” Tanyaku bingung dan agak berteriak. Karena dia sudah agak jauh dariku.

“Bertemu teman lama.” Katanya juga setengah berteriak. Diapun keluar dari cafe.

“Aish. Anak itu.” Umpatku kesal. Aku mulai membereskan barang-barangku dan bergegas untuk pergi, sendirian miris. Iya memang.

AUTHOR POV

Nana pun pergi dari cafe itu dan berjalan sendirian. Banyak orang yang melihatnya dengan tatapan aneh dan bingung. Semua orang bingung karena dia memakai masker warna hitam yang hampir menutupi wajahnya. Kacamata hitam yang besar dan memakai baju dan celana jeans hitam. Serba hitam itulah penyamarannya.

NINI POV

Aku melihat orang aneh yang berjalan dengan cepat. Dia memakai pakaian serba hitam. Hitam. Mirip siapa ya… Hmmm… D.O hyung? Aku melirik D.O hyung yang berjalan disampingku. Hingga orang itu berpapasan denganku, aku masih melihat kearahnya.

“Kai, lihatlah kedepan.” Suara D.O hyung menyadarkanku dari lamunanku dan segera melihat kedepan.

“Hyung,”

“Hm?”

“Kau lihat orang aneh tadi? Yang pakaiannya hitam-hitam,”

“Iya. Kenapa?”

“Dia mirip dengan hyung!”

/PLAK/

“Aww. Hyung kenapa kau memukulku?” Tanya Kai sambil memegang kepalanya yang sakit sehabis dipukul D.O.

“Aku tidak tahu. Tanganku bergerak sendiri untuk memukulmu.” Kata D.O sambil melihat tangannya dengan muka polosnya.

“Aku tau tangan hyung itu bagus tapi nggak usah mukul aku juga,” Ujarku karena pukulannya sangat keras! Kau tau? Mungkin kepalaku udah kebal dengan pukulannya D.O hyung.

“Memangnya tanganku bagus? Ah gak usah bohong deh!”

/PLAK/

“HYUNG!!” Teriakku kesakitan. “Kenapa kau memukulku terus? Kepalakukan bukan samsak yang untuk dipukul-pukul!”

“Oh gitu? Aku kira kepalamu itu memang samsak,”

“HYUNG!!!”

/PLAK/

“Shhh! Diam!” Seorang ibu-ibu hamil datang ke kami dan tiba-tiba memukul kepala kami.

“KENAPA AKU DIPUKUL LAGI?!?!” Kataku kesal setengah mati.

/PLAK/

“Shhh! Diem kamu! Udah tau ini tempat umum! Bisa diem gak sih?!” Omel ibu-ibu itu.

“Nggak.” Jawabku belagu.

/PLAK/

Kemudian ibu-ibu itu pergi dan untungnya orang-orang tidak tau tentang kami. Masa artis terkenal dipukul ibu-ibu hamil? Kan gak lucu.

Readers : Lucu-lucu aja sih
Nini : Jahat! Sakit tau
Readers : BODO!
Nana : Kagak ada urusan sama gua
Nini : Hiks… T-T

.
.
.

At the dorm

“D.O! Kai!!” Seru Chanyeol yang melihatku dan D.O hyung memasuki dorm. Aku masih memegangi kepalaku yang sepertinya benjol. Critical Hit! 5 kali dipukul! Mungkin hari ini aku sedang tidak beruntung. Miris. Nyesek. Hiks… T-T

Tiba-tiba Suho hyung datang dari langit bagaikan malaikat… Apaan sih!

“D.O! Kai kenapa?” Tanya Suho hyung. Akhirnya ada yang peka!! Makasih Suho hyung!!! Hiks… aku terharu…

“Tadi dipukul sama ibu-ibu yang lewat hamil lagi! Mungkin udah 12 bulan tuh soalnya gede banget perutnya!” Jawabku sebelum D.O bisa menjawab.

“12 bulan?! Kamu kira apaan?! Udah berojol kali itu bayinya!” Omel Suho hyung.

“Lagian perutnya gede banget!” Seruku.

“Mungkin ada sisi yang tidak terlihat.” Maksudnya…? Manager hyung datang.

“Kai!!!” Panggil Manager hyung.

“Hmmm…” Jawabku.

“Kau lusa masuk kuliah sana! Selesaikan dulu kuliahmu bersama Sehun!”

“Eh?”

“Pokoknya lusa kamu harus kuliah bareng Sehun!”

“Aku kenapa dibawa-bawa? Memangnya ada apa?” Kata Sehun yang tiba-tiba datang.

“Ah berisik kamu!” Ujar Manager hyung yang terlihat kesal.

“Akukan cuma nanya.” Kata Sehun mau nangis.

“Oh maaf.” Kata Manager hyung.

“Jadi kenapa aku dibawa-bawa?” Tanya Sehun lagi.

“Kamu lusa lanjutin kuliah bersama kai.” Kata Manager hyung.

“Apa?!?!?!” Sehun menjerit.

/PLAK/

“Berisik kamu!!!” Kata Chanyeol tiba-tiba lewat dan langsung memukul Sehun. Sedih. Iya memang…

/PLAK/

“Jangan mukul-mukul Sehun!” Suho memukul Chanyeol.

/PLAK/

“Hyung jangan mukul-mukul Chanyeol!” Baekhyun balik memukul suho.

“Apa kau bilang? Gak sopan banget! Ngapain kamu mukul-mukul hah?” Suho siap memukul Baekhyun. Baekhyun siap untuk kabur.

/DUAGH/

“Jangan mukul-mukul Suho!” Lay menyikut Baekhyun ketika lelaki itu berbalik hendak kabur. Tepat di muka. Alhasil? Baekhyun pingsan.

“Makasih.” Suho merangkul lay.

“Sama-sama!” Lay merangkul balik.

“Kisah drama menjijikan!” D.O berjalan pergi.

“Baekhyun! Bangun!” Chanyeol mencoba membangunkan Baekhyun.

“Kenapa jijik hyung? Ini seru!” Kai bahkan sampai makan popcorn.

/PLAK/

“Menjijikan!”

“HYUNG!!!”

.
.
.

Keesokan harinya

AUTHOR POV

“Nana~ besok kamu mulai kuliahkan? Hemat-hemat ya! Jangan boros!” Nana yang terbangun oleh telpon dari ibunya langsung melemparkan bantal yang ada didekatnya ke dinding. Harapannya hancur seketika setelah mendengar kata-kata kuliah.

“AAAAAA… BENAR BESOK KULIAH!!!” Kata sambil mengacak-acak rambutnya.

*(hey) tender love~ tender love baby~ (give it… -*

Nana mengangkatnya

“YA! NANA YA!” Teriak Yeon disebrang sana. Nana kaget dan hampir terjungkal ke belakang.

“YA! Bisa pelan-pelan tidak?” Kata Nana setengah berteriak.

“Maaf. Bisakah kau datang kesini?” Tanya Yeon. Sekarang dia memelankan suaranya.

“Tidak!!!” Kata Nana.

“Wae yoooo?” Kata Yeon merengek.

“Aku malas.” Kata Nana.

“Ayolah datang,” kata Yeon masih sambil merengek.

“Tiidak.”

“Ayolah.”

“Tiiiiidaak.”

“Ayo ayo ayo ayo ayo ayo ayo…”

“Baiklah-baiklah aku datang. Kemana?” Kata Nana akhirnya menyerah.

“Lotte World.”

“Untuk apa kesana?” Nana mengernyit bingung.

“Nanti kau tau. Datanglah~” Yeon langsung menutup telponnya.

“YA! YA! YA! Yeon… ish anak ini.” Kata Nana dan mandi kemudian bersiap untuk menuju ke Lotte World.

Lotte World, South Korea

“Mana dia?” Nana celingukan. Nana terus berjalan untuk menemukan yeon. “Aish… dimana dia?”

/Bruk/

“AAAWWWW!!!!” Nana berteriak ketika pantatnya mencium aspal.

“Cut! Cut! Cut! NG! Kamu ngapain disini?” Tanya seseorang berteriak dengan toa.

“Eh??”

“Kau itu menghalangi tau!! Cepat pergi!! Kau merusak syuting!!”

“Syuting???”

“Iya!”

Nana masih bengong ditempatnya. Masih belum bisa mencerna apa yang sedang terjadi.

“Kenapa diam saja?” Tanya seseorang yang memegang toa tersebut.

“Ah maaf!” Nana bangkit. Membungkuk meminta maaf. Kemudian pergi dari situ dan kembali mencari Yeon.

.
.
.

“Ada apa?”

“Tidak. Hanya orang asing yang masuk sini.”

“Ooohh.”

“Semua! Ayo semua kembali bekerja! Kita ulang adegannya!”

.
.
.

“Kau itu! dari mana saja? Udah 5 jam aku tungguin!!” Yeon mulai mengoceh karena Nana yang baru datang ke sebuah toko yang didatangi oleh Yeon. Nana beberapa kali mengedip matanya.

“Bukannya baru 5 menit?” Tanya Nana yang membuat Yeon memasang wajah innocent plus nyebelin bagi nana.

“5 menit?! Aku nungguin kamu tapi kamu gak datang-datang!”

“Ini udah dateng, puas?”

“Nggak! Belum puas!”

“Oh.”

“Ya udah,”

“Trus sekarang ngapain?”

“Iya juga, kita ngapain di sini?”

“Gak tau!! Kan kamu yang minta aku datang!”

“Iya ya!”

“EII!!!”

“Oh iya baru inget!!”

“Apaan?”

“Ayo, itu ada syuting hari ini disini! Ayo nonton!”

“Hah??”

“Ayo!!!”

.
.
.

“Jadi kamu maksa aku kesini cuma buat nonton begituan?” Yeon mengangguk dengan cepat dan senyuman lebar muncul seketika. Terlihat Yeon sangat senang karena bisa melihat idolanya. Pada saat adegan dimana seorang lelaki yang sangat tampan berjalan sendirian. Iya, sangat tampan yang membuat hati para wanita luluh hanya dengan wajahnya dan tatapannya. Nana pun termasuk para wanita itu. Bukan termasuk, hampir, nyaris karena memorinya kembali lagi.

“Cowok waktu itu!”

Pandangan mereka bertemu. Suasana menjadi sunyi dan dunia seakan-akan hanya ada mereka berdua.

“Na?”
“Nana?
“Eh?” Yeon hanya menggeleng melihat Nana yang masih belum tersadar dari lamunannya.
“Nana!” /buak/

“Ya!” Nana memegang pipinya yang ditabok oleh Yeon. Kasian.

“Udah ayo kita pulang! Syutingnya sudah selesai.” Nana ditarik oleh Yeon dan meninggalkan tempat syuting.

“Na, kamu kaget ya?! Kalau ternyata yang kita nonton adalah orang yang kamu tabrak di bandara.” Nana terdiam sejenak. Ia bingung harus berkata apa. Dan berakhir mengatakan…

“Nggak,” Yeon hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum dan tetap berjalan seperti biasa. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan melupakan apa yang terjadi hari ini.

.
.
.

NINI POV

Semenjak kejadian itu, banyak sekali orang yang bertanya tentang perempuan itu. Ya, tapi mana kutahu. Ketemu aja baru, masa… ah lupakan! Tetapi jika diingat-ingat, dia cantik juga. Tunggu apa? Sepertinya aku mulai ngelantur. Ada apa denganku?

Readers : Mungkin kamu gila
Nini : Berani-beraninya kalian ngatain aku gila!
Readers : Beranilah! Dan tadikan lu yang nanya!
Nini : Oh iya ya /senyum bego/
Nana : Emang orang bego itu beda
Nini : Lu juga ngatain gua bego?!
Nana : Iya. Dan makasih aku dibilang cantik
Nini : Sama-sama /mukanya merah/… Eh?!
Readers : Woy balik ke cerita! Pengen baca nih!
Nini : Maap nyonya dan tuan sekalian
Readers : Masih muda oy (?)

Lanjut!

Dan mengingat jika besok aku harus masuk kuliah rasanya… nyesek? Tapi mau gimana lagi, mau gak mau harus dijalani. Siapa tau aja… ketemu seseorang?

“Kai! Ayo pulang!” Manager hyung merapihkan barang-barangnya dan berjalan keluar tenda. Aku pun mengikuti manager hyung berjalan ke mobil dan pulang ke dorm.

.
.
.

Keesokan harinya

“Kai… Kai… Kai…” Aku mendengar suara seseorang memanggilku dengan suara yang sangat lembut sambil menggoyangkan badanku manja (?). Aku tersenyum senang.

“Aapaa?” Aku membalasnya dengan suara yang lembut juga.

“Kaaai banguunn…” Suara itu terus saja terdengar.

“Nantiiii…” Aku terus tersenyum mendengar suaranya.

“Baanguuunn…”

“Nantiiii…”

“Bangun! Bangun! Bangun! Heh kamu mengigau ya?! Suaramu itu sangat menjijikan! Heh bangun! Cepat! Nanti kamu telat kuliahnya!” Eh kok, Tiba-tiba ada suara pria?! Aku mencoba mendengarnya sekali lagi.

“Heh item! Bangun! Nanti kuliahnya telat!” Itu seperti suara… Kyungsoo hyung? Aku langsung membuka mataku lebar-lebar dan langsung duduk dengan tegak.

“Hyung? Kenapa kau yang disini? Bukannya…,”

“Heh item, masih ngigau ya? Bangun buruan! Telat nanti!”

“Telat apa hyung?”

/BRAKK/

“HEH TEM! BURUAN MANDI! MAU KUPUKUL KEPALAMU HAH! BURUAN!”

“AMPUUUNN!!! IYA! IYA! AKU MANDI!” Aku segera memasuki kamar mandi dengan cepat. Tapi… ada yang kelupaan. Handuk! Haduk ketinggalan.

“HYUNG! AMBILKAN HANDUK!”

“AMBIL SENDIRI!”

“Aish…” Aku langsung berlari mengambil handuk dan kembali ke kamar mandi. Aku pun mandi. Setelah mandi, langsung bersiap-siap kuliah dan langsung berangkat

.
.
.

AUTHOR POV

Seoul University, South Korea

“WOW! ITU KAI DAN SEHUN EXO!” Semua berlari menuju mobil yang baru saja berhenti di depan pintu gerbang. Tak lama kemudian dua pria ‘tampan’ turun dari mobil itu. Teriakan-teriakan makin kencang dan bahkan orang-orang yang sedang lewat langsung menoleh ke wajah kedua orang ‘tampan’ tersebut. “KYAA!! OPPA!!!”

Nini : Gua dibilang tampan sama authornya!
Nana : Pingin banget dah. Nih author yang nulis pada rabun yak?
Nini : Bilang aja lo juga nganggap gua tampankan?
Nana : Idiihh…
Semua author : HEH NANA! APA? LO NGATAIN KITA SEMUA RABUN?! MAU DIKELUARIN LO DARI FF INI?
Nana : Eh maap maap. Kan aku juga ngikutin apa yang kalian tulis
Semua author : Eh iya juga ya. Ya udahlah. Kembali ke cerita!

Kai dan Sehun makin dikerubungi para mahasiswi saat sedang berjalan menuju gedung kampus. Mereka terdorong kesana kemari. Sehun sudah masuk duluan ke dalam gedung. Kai yang sedikit lagi sampai, terus berusaha untuk masuk ke gedung kampus. Saat sudah setengah badan melewati pintu, ada yang mendorongnya dari belakang keras sekali dan alhasil…

/gedebuk/

Kai jatuh telentang di lantai dan ada seseorang yang menindihnya. Kai yang merasa badannya ditindih oleh seseorang, mencoba melihat siapa yang menindihnya. Orang yang menindihnya pun mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa yang ditindihnya. Tatapan kedua orang tersebut bertemu dan mereka bertatapan selama beberapa detik.

“KAU!” Keduanya berteriak bersamaan.

.
.
.
.
.
.
.

END OF FIRST EDITION

Bacodh bacodh :

Halo halo/? Ini Vy /gak nanya
Ini entahlah, Vy sulit jelasinnya, yang pasti ini berasal dari otak otak sedeng para author cantik bego. Maap klo seandainya ini gak nyambung dan readers gak masuk. Vy kadang juga bingung bacanya. /lah lu yang bikin. Udhlh, bacodhnya Vy sih singkat aja. Hehe…. Salam EXO L~

Aku author kimchoi. Yaahh aku dikit aja ngebachodnya. Mudah-mudahan kalian mengerti atas jalan cerita ini dan jangan bosen nunggu update-annya kalo kalian suka ff ini. Yaaahhh segitu aja bachodannya. Makasih yang sudah baca ff ini.

Advertisements

About ECCEDENVY

Just A Human
This entry was posted in chaptered, humor, romance and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s