2 in 1 (chapter 4)

Judul : 2 in 1
Author : kimchoi
Main cast :
– Kim jong in a.k.a Kai
– Choi hee joong
– Michelle lou
Other Cast :
– Byun baek hyun
– Park chan yeol
– Do kyung soo a.k.a D.o
– Kim cho hyun
And others
Lenght : chaptered
Rating : T
Summary : “haruskahku mencintai keduanya?”

Jangan plagiat! No bash! Saya sudah berusaha untuk tidak ada typo. Tapi kalau masih ada maafkan saya.

Selamat membaca^^

*********

Author pov

Kai keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju meja yang ditempatinya dan juga kedua sahabatnya.

“Oh kai kau sudah datang. Kau dapat sms tidak dari D.o?” Tanya Baek hyun.

“Tidak. Memang ada apa?” Tanya kai sambil duduk.

“D.o bilang nanti malam ada balapan lagi.” Kata Baek hyun. “Dan juga ada yang menantangmu balapan.” Kata Baek hyun lagi.

“Oooohh.” Kata Kai.

“Kita datang kai?” Tanya Chan yeol.

“Pasti.” Kata kai.

“Kalian mau balapan lagi?” Tanya xiumin yang membawa pesanan mereka.

“Iya. Aku tidak mau kehilangan harga diriku hyung.” Kata kai memjawab pertanyaan xiumin.

“Kau ini.” Kata xiumin sambil menaruh pesanan yang mereka pesan.

“Yaa. Begitulah kai.” Kata baek hyun.

“Yaa sudah, kalian lanjutkan lagi ngobrolnya. Aku mau lanjut kerja dulu.” Kata xiumin dan langsung pergi untuk melanjutkan pekerjaannya.

“Hey kalian. Bukankah itu cewek yang tadi malam? Siapa namanya hee… jung? Heejong? Hijoong?” Kata baek hyun kesusahan mengingat nama cewek itu.

“Heejoong. Iya itu dia. Dengan orang-orang yang berisik tadi, kan?” Kata kai.

“Iya. Bagaimana kau tau itu?” Tanya baek hyun.

“Tadi aku bertemu dengannya di depan toilet dan mengobrol dengannya sebentar.” Kata kai.

“Sejak kapan kalian akrab?” Tanya chan yeol dan baek hyun menyelidik.

“Mmm… sejak… tadi pagi.” Kata kai.

“Bagaimana bisa?” Tanya chan yeol masih dengan menyelidik.

“Tadi pagi aku bertemu dengannya di kelas. Dia sedang membawa tumpukan kertas dan map yang sangat banyak. Aku tidak tega. Jadi aku membantunya. Dan dari situ kita dekat.” Kata kai menjelaskan.

“Bagaimana bisa?” Tanya baek hyun dan chan yeol dengan tatapan menyelidik.

“Hey kenapa kalian menatapku seperti itu?” Tanya kai bingung dengan kedua sahabatnya yang menatapnya dengan tatapan menyelidik.

“Tidak biasanya kau membantu orang.” Kata baek hyun. Chan yeol menganggukan kepalanya. “Dan juga kaukan bukan orang yang cepat akrab dengan orang lain yang baru dikenal apalagi cewek.” Kata baek hyun lagi. Chan yeol menganggukan kepalanya lagi.

“Memangnya salah kalau aku membantu orang?” Tanya kai. “Dan juga memangnya salah kalau aku cepat akrab dengan orang lain dan apalagi cewek??” Tanya kai lagi.

“Tidak. Itu Bagus sih.” Kata chan yeol.

“Jadi apa masalahnya?” Tanya kai.

“Karena itu bukan kebiasaanmu. Itu jadi terlihat aneh.” Kata baek hyun. “Apakah kau menyukainya?” Tanya baek hyun.

“Mana mungkin.” Kata kai.

“Mungkin saja.” Kata chan yeol.

“Tidak mungkin.”

“Mungkin!”

“Tidak!!”

“Mungkin!!!”

“Tidak!!!”

“Mungkiiiiinn!!!!”

“Ah. Terserah kau saja.” Kata kai capek.

“Berarti kau mengaku, Kalau kau menyukainya.” Kata chan yeol menggoda kai.

“Tidak!!!!!!” Kata kai.

“Sudah-sudah kalian ini.” Kata baek hyun melerai.

“Chan yeol yang mulai duluan.” Kata kai.

“Mwo? Na? (Apa? Aku?)” Kata chan yeol.

“Memang kau kan.” Kata kai.

“Sudah-sudah.” Kata baek hyun melerai lagi. Kai dan chan yeolpun berhenti. “Tapi benarkan kalau kau menyukainya?” Tanya baek hyun tiba-tiba dan langsung pergi dari situ. Perkataan baek hyun membuat kai kesal lagi.

“Baek hyuuuuuuunnn!!!!!!!” Kata kai berteriak dan kemudian mengejar baek hyun.

《Skip》
.
.
.
.
Suatu tempat di daerah seoul, Korea Selatan.

Kai, baek hyun dan chan yeol selesai kuliah mereka langsung pulang dan ganti baju. Kemudian mereka menuju ke tempat balapan yang biasanya mereka kunjungi dengan menaiki motor sport mereka masing-masing. Setelah satu jam mereka akhirnya sampai juga di arena balap dan kemudian mereka menuju tempat mereka biasa nongkrong.

“Hey kai kau keliatan senang sekali?” Tanya chan yeol.

“Iyalah. Besok kuliah libur. Aku bisa tidur pagi sepuasnya.” Kata kai senang sekali.

“Kau ini hanya memikirkan tidur saja.” Kata chan yeol.

“Kai. Kau siap balapan?” Tanya d.o yang tiba-tiba datang.

“Tentu saja. Aku tidak akan kalah dalam soal balapan. Apalagi aku membawa motor kesayanganku.” Kata kai sambil mengelus-elus motornya.

“Hahahaha. Kau ini.” Kata d.o ketawa melihat tingkah kai. “Ya sudah kalau begitu kau siap-siap. Lawanmu sudah datang dan dia juga sudah siap di garis start. Lawanmu kali ini adalah tao.” Kata d.o dan langsung pergi.

“Baik.” Kata kai sebelum d.o pergi. Kai kemudian memakai helmnya dan menaiki motornya.

“Hey. Semoga menang!” Kata baek hyun dan chan yeol. Kai hanya menjawabnya dengan cengiran kemudian pergi membawa motornya menuju garis start. Baek hyun dan chan yeol juga menuju garis start untuk melihat balapannya.

Kai sampai di garis start. Disampingnya sudah ada tao yang dikelilingi dengan cewek-cewek genit.

“Hey kai. Kali ini kau akan kalah.” Kata tao sambil menunjukkan jempolnya yang mengarah ke bawah kepada kai. Kemudian cewek-cewek yang mengelilingi tao tertawa. Kai hanya menyeringai.

“Kau liat saja nanti.” Kata kai.

Kemudian d.o datang membawa pistol yang akan menjadi penanda untuk memulainya balapan. Cewek-cewek yang tadi berkumpul di sekitar tao mulai berjalan ke pinggir lintasan.

“Ok. Untuk perlombaan kita hari ini disisi kanan ada tao dan disisi kiri ada kai.” Setelah d.o menyebut nama kai dan nama tao semua bertepuk tangan. “Lintasan kita seperti biasa ada 3 tikungan.” Kata d.o menjelaskan lintasan hari ini.

“Jadi kalian sudah siap?” Tanya d.o kepada kai dan tao. Kai dan tao mengangguk yang berarti mereka sudah siap.

“Baiklah kita mulai perlombaannya.” Kai dan tao mulai memanaskan motornya. D.o berjalan ke pinggir. “1… 2… 3.”

Dorr

Tao dan kai langsung tancap gas setelah mendengar suara pistol di tembakan. Mereka saling balap balapan untuk mengincar posisi di depan. Saat start tao lebih unggul dari kai. Tapi kai masih memepetkan motornya dengan motor tao. Tikungan pertama motor kai agak menjauh dari motor tao. Tikungan kedua motor kai agak mendekat dengan motor tao. Sampai di tikungan ketiga kai sudah sangat dekat dengan tao kemudian dia membalap tao. Setelah tikungan ketiga tinggal jalan lurus yang akan menuju garis finish. Kai dan tao terus menancap gas motornya sekencang mungkin dan akhirnya mereka berdua sampai di garis finish. Kai melewati garis finish terlebih dahulu baru kemudian tao. Setelah kai berhenti para penggemar kai langsung menghampiri kai. Mereka meneriaki nama kai. Setelah itu kai menghampiri baek hyun dan chan yeol.

“Kyaaaahhh… kai kita ini memang jago dalam balapan.” Kata baek hyun sambil menepuk nepuk kepala kai.

“Iya benar.” Kata chan yeol.

D.o mendatangi kai. “Ini uangnya.” Kata d.o sambil menyerahkan amplop yang berisi uang tao dan uangnya sendiri yang tadi menjadi taruhan. Kai menerimanya.

“Apakah ada penantang lain yang mau melawan kai?” D.o berteriak untuk mengumumkan bila ada yang mau melawan kai. Semua melihat sekitar. Kemudian ada yang mengangkat tangan.

“Aku!” Kata seseorang cewek yang memakai kacamata hitam, dia mendatangi kai, d.o, baek hyun dan chan yeol bersama temannya seorang cewek juga.

Kai pov

“Kau yakin melawan kai?” Tanya d.o. cewek itu mengangguk tidak merasa takut padaku sama sekali.

“Kau sudah tau ketentuan balapan disini?” Tanya d.o lagi. Cewek itu mengangguk lagi.

“Kau tidak takut kehilangan uangmu?” Tanya d.o lagi. Dan lagi-lagi cewek itu mengangguk. Orang-orang yang melihat kemudian tertawa.

“Aku tidak melawan seorang cewek.” Kataku.

“Kau takut melawanku?” Tanya cewek itu.

“Tidak. Aku hanya tidak suka kalau lawanku cewek. Karena cewek bukan tandinganku.” Kataku. Kemudian semua orang ber-oh ria.

“Berarti kau takut padaku. Kau takut kalah dariku.” Kata cewek itu.

“Kai. Kau takutkan padanya?” Tanya chan yeol menggodaku.

“Tidak.” Kataku.

“Kau takut kalahkan?” Tanya baek hyun juga menggodaku.

“Tidak. Aku sama sekali tidak takut.” Kataku kesal di goda seperti ini terus.

“Terima! Terima! Terima!” Teriak penonton di sekitar area balapan ini.

“Baiklah aku terima. Tapi kau jangan nangis bila kau kalah dariku.” Kataku memperingatkannya.

“Dan kau juga jangan menangis bila kau kalah dariku.” Kata cewek itu lagi. Kemudian semua berteriak dan bertepuk tangan.

“Jadi namamu siapa?” Tanya d.o kepada cewek tersebut.

“Namaku michelle.” Katanya.

“Mana uangnya?” Tanya d.o lagi. Michelle kemudian mengambil amplop di balik jaketnya. Dan kemudian menyerahkan amplopnya ke d.o. D.o membuka amplopnya dan mengeluarkan secarik kertas yaitu sebuah cek yang isinya 1 juta won. Orang-orang yang melihatnya terbelalak kaget. Aku, baek hyun dan chan yeol juga kaget.

“Kau yakin bertaruh segini?” Tanya d.o kepada michelle.

“Iya.” Kata michelle tanpa ragu-ragu.

“Aku bertaruh uang yang tadi kumenangkan melawan tao.” Kataku.

“Baiklah.” Kata d.o. “Ayo segera kita mulai balapannya.” Kata d.o kemudian pergi ke garis start.

Aku dan michelle memakai helm dan kemudian menaiki motor masing-masing. Sedangkan baek hyun, chan yeol dan temannya michelle mereka juga menuju garis start untuk menonton balapan aku melawan michelle.

ternyata dia mempunyai motor sport yang lumayan juga. batinku.

Aku dan michelle menuju garis start. D.o sudah bersiap dengan pistolnya di garis start.

“Baik. Untuk perlombaan kedua malam ini di sisi kanan ada michelle dan di sisi kiri ada kai.” Kata d.o kemudian semua bertepuk tangan memeriahkan mulainya balapan. “Ingat ada 3 tikungan disini.” Kata d.o mengingatkan. Kemudian d.o berjalan ke pinggir. “Bersiap… 1… 2… 3.”

Dorr

.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tbc

Huwaaa maaf updatenya lama. Aku akhir-akhir ini lagi sibuk. Jadi tidak sempat melanjutkan ffnya. Oh iya yang baca ff ini jgn lupa tinggalkan jejak bila tidak mau di bilang sider syaratnya gampang tinggal like atau komen di ff ini. Yang mau komen ngomongnya dengan cara baik-baik. Tapi bila kalian tidak mau meninggalkan jejak tidak apa-apa itu terserah kalian. Terima kasih yang sudah membaca ff ini. Selamat ketemu di chapter selanjutnya.

Advertisements
This entry was posted in chaptered, drama, humor, romance and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s