2 in 1 (chapter 1)

Judul : 2 in 1
Author : kimchoi
Main Cast :
-Kim jong in a.k.a. Kai
-Choi hee joong
-Michelle lou
Other cast:
-Byun baek hyun
-Park chan yeol
Length : Chaptered
Rating : T
Summary: ‘Haruskahku mencintai keduanya?’

Karena aku masih pemula jadi bantu aku membenarkan ff ini dengan comment secara baik-baik. Makasih. Dan untuk typo mudah2an gak ada. Jangan plagiat! NO bash!

Selamat membaca^^

*********

Author pov

“Kai jjang!” “Kai keren!” “Kai memang yang terbaik!”

“Hey Kai fansmu banyak sekali, bagi-bagilah denganku” Kata seorang laki-laki bernama Baek hyun.

“Silahkan. Jika mereka pada mau menjadi fansmu.” Kata seseorang laki-laki yang bernama Kai yang mempunyai banyak fans tersebut.

“Iiissh kau ini.” Kata Baek hyun sambil menjitak kepala Kai.

“Yak! Sakit.” Kata Kai sambil mengelus-elus kepalanya.”Tapi memang benarkan.” kata Kai lagi dengan senyuman miring di wajahnya.

“Yak! Kau!” Teriak Baek hyun dan menjitak kepala Kai lagi.

“AU!” kata Kai mengelus-elus kepalanya lagi.

“Hey sudah-sudah jangan berantem terus.” Kata seseorang yang tiba-tiba muncul.

“Hey kau dari mana saja, Chan yeol? Kenapa kau tidak melihat balapan Kai?” Tanya Baek hyun kepada orang yang tiba-tiba muncul itu diketahui bernama Chanyeol.

“Hehehe… kenapa aku harus melihat balapannya, balapannya tidak seru, aku sudah tau pasti Kai yang menang.” Kata Chan yeol.

“Iya sih… Tapi tetap saja kau harus melihatnya, diakan teman kita.” Kata Baek hyun.

“Sudah-sudah ayo kita pergi aku lapar, ayo kita makan!” Kata Kai sambil memegangi perutnya.

“AYO!!!” Jawab Chan yeol dan Baek hyun berbarengan dengan semangatnya.

“Ckckck kalian ini…” kata Kai sambil menggelengkan kepalanya. “Baiklah ayo kita pergi!” Kata Kai lagi. Dan mereka pergi ke cafe yang sering mereka datangi.
.
.
.
.
.
Monseur Cafe, Seoul

Kai, Chan yeol dan Baek hyun memasuki cafe langganan mereka dan langsung menempati meja tempat favorit mereka di cafe ini.

“Mau pesan apa? Apa seperti biasa?” Tanya sang pelayan yang bernama Xiumin yang memang sudah sangat akrab dengan mereka dan tau pesanan apa yang akan mereka selalu pesan.

“Aku iya” kata Kai sambil tersenyum kepada Xiumin.

“Kalian?” Tanya Xiumin kepada Baek hyun dan Chan yeol yang belum memesan.

“Aku iya dan aku mau ke toilet sebentar.” kata Chan yeol sambil beranjak dari kursinya dan langsung menuju toilet.

“Aku juga iya.” Kata Baek hyun.

“Baiklah. Tunggu sebentar!” Kata Xiumin dan langsung pergi dan membuat pesanan yang mereka biasa pesan.

“Ok!” Kata Kai.

Sehabis peninggalan Xiumin untuk membuat makanan pesanan mereka, Baek hyun mengedarkan pandangan ke setiap penjuru cafe. Dan tiba-tiba ekor matanya menangkap sesuatu, ada seorang cewek duduk sendirian yang tak jauh dari mereka sedang mengetik sesuatu di laptopnya.

Mmmm… sepertinya aku pernah melihatnyaDimana aku pernah melihatnya yaa? Mmmm… oh bukankah dia satu jurusan denganku‘ Batin Baek hyun.

“Hey Kai, bukankah itu anak satu jurusan dengan kita?” Tanya Baek hyun sambil menyenggol tangan Kai agar Kai melihatnya.

“Mana?” Tanya Kai mencari orang yang ditanyakan sahabatnya itu.

“Tuh!” kata Baek hyun sambil menunjuk cewek yang duduk sendirian tak jauh dari mereka.

Kai mengikuti arah telunjuk Baek hyun.

“Dia?” Tanya Kai saat melihat cewek itu.

“Iya.” Kata Baek hyun sambil melihat cewek itu.

“Oooohh. Sepertinya iya aku pernah melihatnya. Tapi aku tidak terlalu yakin.” kata Kai masih melihat cewek itu.

“Kalian sedang membicarakan apa sih? Aku liat dari jauh kalian serius sekali ngobrolnya. Dan juga kenapa kalian melihat ke arah cewek itu terus?” Kata Chan yeol keheranan karena kedua sahabatnya yang tumben sangat serius saat mengobrol apalagi sambil melihat seorang cewek. Mereka tidak merespon pertanyaan Chan yeol, mereka bukannya menjawab pertanyaan Chan yeol malah menanya pertanyaan lain.

“Yeol, kau pernah melihat dia di jurusan kita tidak?” Tanya Baek hyun.

“Iya, yeol. Kau pernah melihatnya tidak?” Tanya Kai juga.

“Ya! Kenapa kalian tidak menjawab pertanyaanku?” Kata Chan yeol kesal.

“Ini kita juga sedang menjawab pertanyaanmu!” Kata Kai dan Baek hyun bersamaan sambil menghadap Chan yeol.

“Ah, benarkah? Kalo begitu maaf. Tadi apa yang kalian tanyakan?” Tanya Chan yeol.

“Aish… Kau ini.” Kata Baek hyun kesal. Chan yeol hanya nyengir mendengar kata-kata Baek hyun.

“Kau pernah melihatnya tidak?” Tanya Kai.

“Mana?” Tanya Chan yeol.

“Dia.” Kata baek hyun sambil menunjuk cewek yang sedang mereka lihat dan juga sedang dibicarakan.

“Iya. Dia memang satu jurusan dengan kita. Memangnya kenapa?” Tanya Chan yeol.

“Tumben dia masih bangun jam segini, padahal ini udah jam 1 pagi.” Kata Kai sambil melihat jamnya.

“Iya juga ya, padahal besok kita… ah maksudku hari ini masuk pagi jam 8.” Kata Baek hyun mengingat-ingat jadwal kuliah mereka.

“Kau tau siapa namanya?” Tanya Kai kepada Chan yeol.

“Iya.” Kata Chan yeol.

“Siapa namanya?” Tanya kai lagi.

“Hee joong. Choi Hee joong.” Kata Chan yeol menjawab pertanyaan Kai.

“Ooooohh.” Kata Kai ber-oh ria.

“Oh iya. Kenapa dia ada disini? Padahalkan kita hari ini masuk pagi.” Kata Chan yeol baru menyadarinya.

“YA! Kita tadi udah bilang itu. Apakah kau tidak mendengarnya?” Tanya Baek hyun kesal.

“Tidak. Kaukan tau aku, kalo aku itu agak lola.” Kata Chan yeol kesal mendengar perkataan Baek hyun.

‘Sabar Kai sabar.’ Batin Kai.

Dan saat itu Xiumin datang bersama dengan pesanan mereka.

“Kenapa kalian selalu berantem sih?” Tanya Xiumin kepada Chan yeol dan Baek hyun yang selalu saja berantem sambil menaruh makanan-makanan yang mereka pesan.

“Biarkan saja mereka.” Kata Kai tak peduli.

“Tapi apa yang kalian bicarakan? Keliatannya seru sekali.” Kata Xiumin penasaran dengan topik pembicaraan mereka bertiga.

“Kita sedang membicarakan dia.” Kata Kai sambil menunjuk cewek yang sedari tadi mereka bicarakan.

“Ooohhh dia.” kata Xiumin saat melihat cewek yang ditunjuk Kai.

“Kau tau dia?” Tanya Kai.

“Tentu saja. Dia sama seperti kalian sering datang kesini, jam segini juga.” Kata Xiumin menjelaskan kenapa dia mengetahui cewek itu.

“Benarkah??” Ucap Baek hyun dan Chan yeol dan tak percaya apa yang dikatakan Xiumin.

“Kenapa kalian kaget sekali hah?” Kata Xiumin kaget.

“Karena tumben sekali ada cewek yang masih nongkrong di cafe sendirian di jam segini, apalagi besok ada kuliah pagi.” Kata Baek hyun menjelaskan.

“Ooohh, jadi kalian dengan cewek itu sejurusan. Pantesan kalian sangat penasaran.” Kata Xiumin. “Iya, dia memang sering datang kesini jam-jam segini.” Kata Xiumin lagi.

Ngapain dia dateng kesini jam segini sendirian pula‘ batin Kai penasaran.

“Udah yaa aku mau melayani yang lain. Kalian selamat menikmati makanannya.” Ucap Xiumin langsung meninggalkan mereka bertiga dan melayani pengunjung yang lain.

Sebelum kepergian Xiumin, Mereka bertiga tersenyum kepada Xiumin dan menyantap makanan yang sudah mereka pesan tadi.

《Skip》

*********
Kai pov

KAIST University, Seoul

Aku buru-buru memarkirkan mobilku dan langsung berlari menuju kelasku. Sesekali aku melirik jam tanganku, aku makin kencang berlari setelah melihat jam tanganku sudah menunjukkan pukul 07.59. Satu menit lagi sebelum kelasku dimulai. Sebenarnya aku sering telat, tetapi karena pagi ini Song saem yang mengajar aku harus buru-buru pergi ke kelas. Song saem adalah dosen yang paling disiplin jadi bagi yang telat kita bisa dapat nilai C bahkan D kalau Song saem dalam keadaan badmood. Akhirnya, aku sampai di lantai dimana kelasku berada. Tiba-tiba saat di tikungan…

Bruk

Aku menabrak seseorang. Dia terjatuh buku-buku dan kertas-kertas yang dia bawa berserakan dimana-mana. Akupun langsung menolongnya. Saat sudah selesai membereskan buku-buku dan kertas-kertas yang berserakan. Akupun langsung berdiri, menyerahkan buku-buku dan kertas-kertas tadi yang berserakan dan meminta maaf padanya.

“Maaf. Aku tidak sengaja. Aku buru-buru karena kelasku akan di mulai sebentar lagi, mungkin sudah. Aku benar-benar minta maaf.” Aku meminta maaf kepadanya tanpa melihat siapa yang kutubruk.

“Ne, gwenjanha (iya, gapapa).” Dia menjawab dan aku langsung meninggalkannya dan menuju kelasku yang mungkin sudah dimulai itu. Saat aku sampai di depan kelas, aku langsung membuka pintunya dan ternyata kelasku masih kosong, aku masuk dan melihat sekitar, aku hanya melihat banyak tupukan kertas dan dokumen di meja tempat dosen. Ekor mataku kemudian menemukan sesuatu tulisan di dinding.

‘Pelajaran diundur sampai jam 12.00 nanti. Maaf karena saem ada keperluan.’

Song saem

iiiiiiiiiissshhh sialan!‘ batinku.

“Hey kau sedang apa disini? Kelas diundur sampai nanti siang.” Ucap seseorang kepadaku.

Aku kenal suara ini. Suara inikan yang tadi kutubruk.‘ batinku.

“Ya. Aku tau. Aku baru saja membacanya.” Kataku sambil membalikkan badan dan melihat mukanya.

Kau…’
.
.
.
.
.
.
.

Tbc

Huwaaaaa… akhirnya chapter 1 muncul juga. Aku lega akhirnya nyelesein chapter 1. Aku masih gk tau mau ngeupdate ff ini setiap berapa minggu sekali mungkin paling lama sebulan sekali lah yaa. Aku akan melanjutkan chapter 2 nya dan menerbitkannya secepatnya. Jadi tunggu chapter selanjutnya. Oh iya jangan lupa komen yaaa karena aku masih pemula. Makasih yang udah baca ff yang rada aneh bikinan aku ini. Jadi mudah2an kalian menikmatinya. Dan aku juga akan melakukan yang terbaik untuk ff ini.

Advertisements
This entry was posted in action, chaptered, drama, family, romance and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to 2 in 1 (chapter 1)

  1. ahranisa21 says:

    Author… Lanjutin dong~ :3

    Like

  2. Takoparfait says:

    Wah… kkamjong suka balapan toh… tolong dilanjutin, ya! Kepo saya

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s